Radang Usus Berangsur Sembuh Setelah Konsumsi Propolis

HERI, 28th,
Ds Tambaksari Rt.003/06, Kec. Kedungreja, Cilacap.
Menderita RADANG Usus (Berdasarkan hasil Endoskopi di Bandung), sudah hampir 2 tahun penyakit ini membayangi dan mengganggu aktivitas Mas Heri, jika kambuh menurut pengakuannya sangat menyiksa, dan Makan pun sangat dibatasi dan yg lembek-lembek. Pengobatan ke dokter sudah berulangh kali, namun belum berhasil. Hingga akhirnya mengkonsumsi PROPOLIS, sungguh merupakan kejutan hanya dengan 2 Pak mas Heri merasa banyak perkembangan, hingga Paket yang ketiga, mas Heri sudah bisa Aktivitas normal tanpa gangguan, dan sekarang telah bisa mengkonsumsi makanan Pedas.

Linked Posts:
Penyakit Tukak Lambung | Mengobati Maag Kronis | Mengobati Muntaber

==============================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes

Pap Smear

Juni 24, 2011

Pap Smear

Papanikolaou test atau Pap smear adalah metode screening ginekologi, dicetuskan oleh Georgios Papanikolaou, untuk menemukan proses-proses premalignant dan malignant di ectocervix, dan infeksi dalam endocervix dan endometrium. Pap smear digunakan untuk mendeteksi kanker rahim yang disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV. Menurut perkiraan, di Inggris Pap smear mencegah sekitar 700 kematian per tahun. Wanita yang aktif secara seksual disarankan menjalani Pap smear sekali setahun.

Dokter atau perawat memasukkan speculum ke vagina pasien untuk mengambil sample dari cervix. Pap smear biasanya tidak dilakukan selama menstruasi. Prosedur ini dapat menimbulkan sedikit rasa sakit, namun hal ini bergantung kepada anatomi pasien, faktor psikologi, dan lain-lain. Sample kemudian diuji di laboratorium dan hasil diperoleh dalam waktu sekitar 3 minggu. Sedikit pendarahan, kram, dan lain-lain dapat terjadi sesudahnya.

Hasilnya:

  • NEGATIF: artinya tidak ditemukan sel-sel yang berbahaya ..!
  • DISPLASIA: ditemukan sel yang menunjukkan perubahan sifat yang dapat mengarah ke KEGANASAN  ,untuk itu perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan BIOPSI.
  • POSITIF:ditemukan sel GANAS. Harus dilakukan BIOPSI untuk memastikan Diagnosa.

Sumber : Wikipedia.org

Linked Posts:
Penyakit Kanker | Kanker Serviks | Kanker Rahim | Mengobati Tumor Kandungan

Kanker Rahim

Juni 24, 2011

Beda Kanker Serviks Dan Kanker Rahim

Kanker serviks dan kanker rahim adalah dua penyakit yang mematikan sehingga banyak ditakuti oleh kaum wanita, terutama yang berumur 35 tahun ke atas. Namun karena letaknya yang hampir sama, banyak yang bingung membedakan apakah mereka terkena kanker serviks atau kanker rahim. Padahal, dengan mengetahui detil perbedaan keduanya, kita dapat lebih dini menyadari apabila ada gejala yang timbul serta melakukan pengecekan ke dokter untuk memastikan. Nah, berikut ini penjelasan perbedaan di antara kedua jenis kanker fatal tersebut.

Sebelumnya, kita perlu mengenal dulu mengenai istilah rahim.

Rahim adalah nama lain dari kandungan dimana ia terdiri atas beberapa bagian, yaitu leher rahim, badan rahim, dan dua saluran telur. Kanker serviks adalah kanker yang terdapat pada leher rahim. Itu sebabnya ia disebut juga kanker leher rahim. Sedangkan kanker rahim sendiri, atau biasa juga disebut kanker kandungan, terjadi pada badan rahim.

Gejala awal pada kanker kandungan biasanya berupa perdarahan yang berlebihan saat menstruasi ataupun perdarahan di luar masa menstruasi. Sedangkan pada kanker leher rahim tidak terdapat gejala awal. Gejala justru muncul apabila kanker sudah memasuki stadium selanjutnya, seperti muncul keputihan yang berbau ataupun perdarahan saat berhubungan. Itu sebabnya disarankan untuk menjalani Pap Smear secara rutin setiap tahunnya karena ini dapat mendeteksi dini keberadaan kanker serviks, khususnya bagi wanita yang pernah melakukan hubungan suami istri.

Semoga bermanfaat.
Sumber: Sehatdong.com

Linked Posts:
Kanker Serviks | Kanker – Penyakit Kanker | Mengobati Tumor Kandungan

Disentri Pada Bayi

Juni 24, 2011

Disentri yang menyerang bayi, jangan di remehkan

Jangan remehkan Paracetamol (obat penurun panas) dan mencoba memberikan larutan oralit yang saya buat sendiri. Saat buang air besar (mencret), dalam kotoran tersebut terlihat lendir dan sedikit bercak merah seperti darah. Tidak perlu berpikir panjang, pagi-pagi sekali saya bawa ke puskesmas dan di tangani langsung oleh Dokter specialis anak. Lalu kami di beri semacam gula untuk di campurkan pada teh pahit untuk di minum Arine. Obat lain juga menyertainya seperti Oralit, Paracetamol dan obat anti mencret (ini menurut Dokter).

Saya mencoba menelusuri file-file yang berbicara tentang disentri, tapi tidak ketemu di kompi saya. Akhirnya online saja dan tanya pada ahlinya yaitu mbah Google. Banyak juga yang mengupas tentang disentri ini. saya browsing, baca-baca, kopi paste dan simpan berbentuk file. Dan hasil rangkumannya saya tuliskan di bawah. Baca dan simak ya!

Bila sikecil tampak lemas karena bolak balik buang air besar disertai suhu tubuh yang tinggi dan nyeri tiap mengeluarkan kotoran dan feses di sertai darah dan lendir , kalau iya maka ini merupakan gejala disentri. Menurut dr.Hadjat S. darah dan lendir adalah gejala disentri yang paling utama.

Sindroma disentri dapat disebabkan oleh semua mikroba, bakteri atau parasit. Bisa juga karena intoleransi laktosa . Sindroma disentri umumnya disebabkan karena adanya kuman shigella dan parasit entamoeba histolityca, walau kuman penyebabnya berbeda namun kedua infeksi itu menunjukkan adanya feses berdarah dan berlendir. Sindroma disentri merupakan salah satu jenis diare akut.

Sindroma disentri dapat menular melalui berbagai cara dan media, sindrome ini banyak dialami dimasa balita, namun jarang menimpa anak usia dibawah satu tahun karena pada usia ini pengawasan orang tua sangatlah ketat.

Komplikasi Disentri
komplikasi disentri biasa terjadi akibat adanya faktor resiko pada anak yang tidak mendapat ASI, berstatus gizi buruk atau sedang menderita campak. Komplikasi berawal dari melunaknya dinding usus sehingga bakteri shigella dapat menginvasi jauh kedalam, luka yang terjadi didinding usus menjadi semakin parah karena tercemar racun yang dihasilkan bakteri tadi, sehingga memicu terjadinya perforasi usus atau usus pecah yang ditandai dengan feses bercampur darah.

Pengobatan
Dokter akan memberikan antibiotik sesuai dengan gambaran klinis diare, tes laboratorium diperlukan untuk mengetahui tanda-tanda ketahanan kuman dan jenis disentri. Namun biasanya dokter akan memberikan antibiotik selama 5-7 hari.

Pemberian makanan untuk penderita disentri haruslah yang lunak dan tidak memiliki rasa yang tajam, serta harus berprotein tinggi karena diperlukan untuk proses penyembuhan, pemberian air minum yang banyak sangat dianjurkan agartidak terjadi dehidrasi.

Kondisi bertambah parah
Apabila kondisi si sakit makin lemah, tidur terus menerus, perut kembung, demam tak kunjung turun, diare yang makin sering disertai darah yang banyak segeralah bawa anak ke rumah sakit mungkin telah terjadi komplikasi, dalam hal ini maka pasien perlu penangan lebih jauh dan perawatan intensif di rumah sakit.

Anda dapat melihat artikel sebelumnya tentang Diare Pada Bayi kita jika ingin tahu langkah-langkah apa yang diambil bila Diare menyerang bayi kita.

Semoga bermanfaat.

Sumber: http://www.junior-smart.com/2010/01/disentri-yang-menyerang-bayi-jangan-di.html

Linked Posts:
Penyakit Disentri | Penyakit Muntaber | Penyakit Tifus | Mengobati Muntaber

Wabah E-Coli

Juni 24, 2011

Wabah E-Coli Landa Eropa, Kemenkes Awasi Bandara

JAKARTA – Wabah bakteri Escherichia Coli atau E-Coli berjenis strain baru yang melanda Eropa dalam dua pekan terakhir ini tampaknya harus pula diwaspadai oleh masyarakat Indonesia, karena bakteri ini dapat menyebabkan kematian.

Kemunculan bakteri E-Coli ini sendiri kabarnya banyak diakibatkan karena saat ini aneka sayuran impor asal Jerman, seperti ketimun dan toge banyak berdatangan. Bakteri E-Coli atau Enterohaemorrhagic Escherichia Coli atau EHEC, selain kebal terhadap antibiotik juga dapat menyebabkan kematian karena memicu pendarahan yang parah.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di sela kegiatan lomba debat Bahasa Inggris bertemakan DBD di Gedung Kemenkes menjelaskan, bakteri E-coli dapat ditemukan pada usus manusia atau pun binatang berdarah panas, bahkan bakteri Enterohaemorrhagic Escherichia Coli juga kebal terhadap obat antibiotik.

“Satu-satunya cara membasmi penyebaran bakteri tersebut hanya bisa dilakukan dengan perilaku hidup bersih sehat atau PHBS, dengan cara mencuci bersih semua barang dan juga tangan kita sebelum mulai memakan makanan,” ungkapnya.

Guna mengantisipasi penyebaran bakteri ini di Indonesia, kata Menkes, pihaknya telah melakukan pengawasan menyeluruh secara ketat pada setiap bandar udara di Indonesia. Di antaranya dengan mengamati siapapun yang terlihat mengalami gangguan sakit perut, serta baru saja tiba dari Eropa, khususnya Jerman.

Dampak dari gejala infeksi akibat terjangkit bakteri E-Coli sendiri biasanya dapat berupa, sakit pada perut seperti kram disertai diare yang terkadang bercampur darah atau bisa juga demam, mual, dan muntah.

Sedangkan gejala infeksi yang paling serius akibat terjangkit bakteri E-Coli, bisa berupa gagal ginjal akut disertai kerusakan sel darah merah, gangguan syaraf, stroke dan juga koma sehingga mempunyai tingkat kematian sebesar 3-5 persen.
(Iman Lesmana/SUN TV/ful)

Sumber: http://news.okezone.com/read/2011/06/06/337/465209/wabah-e-coli-landa-eropa-kemenkes-awasi-bandara

Linked Posts:
Penyakit Muntaber | Penyakit Disentri

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.